Segregasi Word Search

Edit Answers
MJILQALCQWARAVVBKWVQ IMGIPAXJGCOVILIG2BAJ NNNSNBNARKCZOUSYDDSW UBWEZPATRILINEALMZER ICQHKYHUZ2EBRPGVBUPP HRMOUEDPHLMXTUEPITIO BAQKHJDG2QR/S/RJMS2U I/UYCFILSCNNKZGLFAIB SRSPWWCMIJDHCXEPDAVV AEJGCMEQEOIJUCSH/YTQ SISYLBYJTWAIGELBK/EP IN2NAMAPAKAR/AHLIQ/Y NTJAQJ/DCXEKYWROEBDO AEQKZCCIXOUNCHLMULDT GG2PAECMLGVEUOCYQGEZ RRORLQSESAZZ2XENIMKM OAAOMX/NBWXKTZBYZONE SSFSKOBSSBMKPXVZMFGA IIQQBA/ICDHIQOJOTE2/ DYY/CWPFDDFYRHNPXPQE
1.
adalah pemisahan, pengasingan, atau pengucilan kelompok tertentu dari kelompok lainnya berdasarkan ras, etnis, agama, bahasa, atau status sosial-ekonomi.
2.
adalah keadaan kacau akibat lunturnya norma, nilai, dan keterikatan sosial atau gagalnya fungsi lembaga (keluarga/sosial), yang sering dipicu perubahan sosial cepat atau konflik.
3.
adalah proses penyatuan kembali individu, kelompok, atau unsur-unsur yang sebelumnya terpisah atau berkonflik ke dalam satu kesatuan masyarakat yang harmonis.
4.
Prof. Dr. Saldi Isra: Pakar hukum tata negara Indonesia dan hakim Mahkamah Konstitusi, dikenal atas kontribusinya dalam hukum dan anti-korupsi. John Locke: Filosof ternama yang dikenal sebagai pakar pemikiran hak asasi manusia dan hak alami.
5.
sosial adalah tingkat keterikatan, solidaritas, rasa kebersamaan, dan saling percaya antaranggota masyarakat yang memungkinkan mereka hidup berdampingan, bekerja sama, serta patuh pada norma bersama.
6.
budaya adalah kerangka kerja yang dikembangkan oleh Geert Hofstede untuk memahami perbedaan nilai, kepercayaan, dan perilaku antarnegara atau kelompok.
7.
adalah sistem kekerabatan yang menarik garis keturunan hanya dari pihak ayah atau laki-laki.